Beranda > Tak Berkategori > Makalah akademis ke 2

Makalah akademis ke 2

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan karunianya penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan kepada pembaca tentang teori organisasi umum.

Makalah ini membahas tentang Perilaku Konsumen, Ongkos dan Penerimaan, dan Struktur Pasar. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

Akhir kata, penulis sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi segala usaha kita. Amin.

Bekasi , Maret 2010

(Penulis)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I     Produksi dan fungsi produksi      …………………………………………………………………………………………..4

Pengertian produksi       ………………………………………………………………………………………………………..5

Fungsi Produksi                                ………………………………………………………………………………………………………..5

Least Cost Combination                ………………………………………………………………………………………………………..7

BAB II    Ongkos dan Penerimaan              …………………………………………………………………………………………..9

Biaya Produksi                   ……………………………………………………………………………………………………..10

Penerimaan                       ………………………………………………………………………………………………………10

Keuntungan Maksimum               ………………………………………………………………………………………………………15

BAB III   Struktur Pasar                                   …………………………………………………………………………………………23

Struktur Pasar                   ………………………………………………………………………………………………………23

Pasar  Persaingan Sempurna       …………………………………………………………………………………………24

Pasar Monopoli                                ………………………………………………………………………………………………………24

Pasar Oligoppoli                ………………………………………………………………………………………………………25

Pasar  Duopoli                   ………………………………………………………………………………………………………26

Pasar Monopolistis          ………………………………………………………………………………………………………26

Pasar  Monopsoni            ………………………………………………………………………………………………………26

DAFTAR PUSTAKA           …………………………………………………………………………………………………………………..27

BAB 1

PERILAKU PRODUSEN

  1. 1. PRODUKSI DAN FUNGSI PRODUKSI

1.1  PENGERTIAN PRODUKSI

Produksi adalah suatu kegiatan yang menghasilkan output dalam bentuk barang maupun jasa. Kata produksi sendiri apabila diterjemahkan kedalam bahasa inggris adalah produce yang berarti menghasilkan. Secara mudah arti produksi dapat diartikan sebagai suatu kegiatan untuk menghasilkan sesuatu yang bias berupa barang ataupun jasa. Selain itu produksi juga bias diartikan dengan kegiatan untuk menghasilkan sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada. Contoh : pabrik baterai yang memproduksi batu baterai, tukang mie ayam yang membuat mie yamin, tukang pijet yang memberikan pelayanan jasa pijat dan urut kepada para pelanggannya, dan lain sebagainya.

1.2 FUNGSI PRODUKSI

Fungsi produksi adalah fungsi yang menunjukan hubungan antara berbagai kombinasi input yang digunakan untuk menghasilkan output.

Q = f (X1, X2, X3,…, Xn)

Q                                 : tingkat produksi /output

X1, X2, X3, ….,Xn         : kombinasi input yang digunakan

Atau

Q=f (C, L, R, T)

Q = output

C = Capital

L = Labour

R = Natural Resource

T = technology

Yang  menjelaskan fungsi produksi ini adalah berlakunya “ The Law Of Diminishing Returns” yang menyatakan bahwa apabila suatu input ditambahkan dan input input lain tetap , maka tambahan output dari setiap tambahan satu unit input yang ditambahkan mula mula menaik, tapi pada suatu tingkat tertentu akan menurun jika input tersebut terus ditambahkan. Sehingga ada 3 tingkat produksi dalam hokum ini :

  1. Tahap 1                       : produksi terus bertambah dengan cepat
  2. Tahap 2                       : pertambahan produksi total semakin lama semakin kecil
  3. Tahap 3                       : pertambahan produksi total semakn berkurang

Marginal Psychical Product (MPP) adalah tambahan output yang dihasilkan sebagai akibat dari pertambahan unit input.

MPP disebut juga dengan The Law Of Diminishing Marginal Physical Product. Kurva Total Physical Product (TPP) adalahkurva yang mneunjukan tingkat produksi total pada berbagai tingkat penggunaan input variable. Kurva MPP adalah kurva yang menunjukan tambahan dari total Physical product yang disebabkan oleh penggunaan tambahan 1 unit input variable.

Kurva Averege Physical Product (APP) adalah kurva yang menunjukan hasil rata rata perunit input variable pada berbagai tingkat penggunaan input tersebut.

Gambar, kurva TPP, MPP, APP

1.3 Least Cost Combination (kombinasi ongkos terkecil)

ISOQUANT atau ISOPRODUCT CURVE adalah kurva yang menunjukan hunbungan antara berbagai kemungkinan kombinasi 2 input variable dengan tingkat output tertentu.

Kombinasi Tenaga kerja Modal
A

B

C

D

E

2

4

7

11

16

16

11

7

3

1

Gambar,  ISOQUANT

Isocost atau garis ongkos sama adalah kombinasi factor factor produksi yang dapat diperoleh dengan mengeluarkan sejumlah onkos tertentu. Untuk menggambar isocost ini harus diketahui uang yang tersedia da harga masing masingfaktor produksi /input. Contoh : dana tersedia Rp. 500 harga tenaga kerja Rp. 8,-perunit modal dan modal Rp. 15,- perunit.

Gambar,  ISOCOST

Untuk dapat mencapai tingkat produksi maksimun dengan baiaya optimal, jika isocost bersinggungan kurva isoquant, syarat ini dapat ditulis :

disebut Marginal Rate Of Technical Subtitutions (MRTS) adalah jumlah satu input (x1) yang harus ditambah , jika input yang lain(x2) dikurangi tingkat output yang dihasilkan tetap , syarat diatas disebut juga LEAST COST COMBINATIONS.

Dalil Least Cost Combination :

Jika terdatap lebih dari dua input , maka syarat Least Cost Combination :

Dalil keuntungan maksimum :

Gambar , meminimumkan ongkos produksi

BAB 3

STRUKTUR PASAR

Pasar secara sederhana merupakan tempat pertemuan antara penjuan dan pembeli untuk melakukan transaksi jual/beli barang ataupun jasa.menurut ilmu ekonomi memiliki pengertian : suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang /jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan . jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar parang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokan menjadi :

  1. Menurut segi fisiknya

–          Pasar tradisional

–          Pasar raya

–          Pasar abstrak

–          Pasar konkrit

–          Pasar swalayan

–          Took serba ada

  1. Menurut jenis barang yang dijual

–          Pasar ikan

–          Pasar sayuran

–          Pasar buah-buahan

–          Pasar barang elektronik

–          Pasar perhiasan

–          Pasar bahan bangunan

–          Bursa efek dan saham

Aktifitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan 2 subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing masing mempunyai peranan yang sangat penting terhadap pembentukan harga barang di pasar.

  1. 1. Sruktur Pasar

Struktur pasar memiliki pengertian penggolongan produsen  kepada nenerapa bentuk pasar berdasarkan cirri cirinya seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industry, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industry dan peranan iklan dalam kegiatan industry.

Pada analisa ekonomi  dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna(yang meliputi monopoli, oligopoli, monopolistic dan monopsoni).

  1. 1. Pasar Persaingan Sempurna

Pengertian pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran dimana jumlah pembeli dan penjual sedemil\kian rupa banyaknya atau tidak terbatas.

Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah :

–          Jumlah perusahaan dalam pasar sangat banyak

–          Produk/barang yang diperdagankan serba sama (homogen)

–          Konsumen memahami sepenuhnyakeadaan pasar.

–          Tidak ada hambatan untuk keluar masuk bagi setiap penjual

–          Pemerintah tidak campur tangandalam proses pembentukan harga.

–          Penjual/produsen hanya berperan sebagai price taker (pengambil harga)

  1. 2. Pasar Persaingan Tidak Sempurna
  1. a. Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran dimana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeliatau konsumen.

Ciri-ciri pasar monopoli adalah :

–          Hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran

–          Tidak ada barang subtitusi/pengganti yang mirip (close substitute)

–          Produsen memiliki kekuatan menentukan harga

–          Tidak aa pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena hambatan berupa keunggulan perusahaan

Penyebab-penyebab terjadinya pasar monopoli, diantaranya :

–          Ditetapkannya undang-undang (undang-undang monopoli)

–          Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain, sehingga lama kelamaantimbul kepercayaan masyarakat untuk selalu menggunakan produk tersebut.

–          Hasil cipta atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk diproduksi, yang kita kenal dengan istilah hak paten atau hak cipta.

–          Sumber daya alam. Perbedaan sumber daya alam menyebabkan suatu produk hanya dikuasai oleh satu daerah tertentu seperti timah pada pilau Bangka.

–          Modal yang besar, berate mendukung suatu perusahaan untuk mengembangkan dan penguasaan terhadap suatu bidang usaha.

Penjual monopoli belum tentu mendapatkan keuntungan besar, karena mungkin saja struktur biaya produksinya berada diatas harga pasar yang terbantuk. Seperti kita ketahui pada pasar ini , penjual ekonomi mempunyai kemampuan untuk menentukan atau merubah harga. Namun demikian tetap saja memiliki keterbatasan dalam penetapan harga, maka jika terlalu mahal maka orang akan mencari alternative barang lain. Untuk lebih jelasnya perhatikan kurva di bawah ini.

Penjelasan :

–          Kurva permintaan sama dengan kurva AR

–          Kurva penerimaan marginal selalu berada dibawah kurva AR

–          Dengan pendekatan MR=MC, maka keuntungan maksimumakan dicapai saat kurva MC berpotongan pada kurva MR. perhatikan terbentuknya Q1 yang merupakan jumlah produk yang akan menghasilkan laba terbesar

–          Karena pada monopoli AR=D , maka harga terbentuk pada titik Csehingga TC sama luasnya dengan daerah OQ1BA dan TR sama luasnya dengan daerah OQ1CD , sehingga ada selisi luas yaitu ABCD yang menunjukan luas laba terbesar(TR-TC).

  1. b. Pasar Oligopoli

Pasar Oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran, dimana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluru permintaan pasar.

Ciri-ciri dari pasar Oligopoli adalah :

–          Terdapat beberapa penjual/ produsen yang menguasai pasar

–          Barang diperjualbelikan dapat homogeny dan dapat pula berbeda corak(different product)

–          Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk kedalam pasar

–          Satu diantara oligopolies merupakan price leader yanitu penjual yang memiliki pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut.

  1. c. Pasar Duopoli

Pasar Duopoli adalah suatu pasar dimana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.

  1. d. Monopolistik

Pasar monopolistic adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran dmana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang yang sama. Pasar monopolistic merupakan pasar yang memiliki sifat monopoli pada spesifikasi hargannya. Sedangkan unsur persaingan pada banyak penjual yang menjual produk yang sejenis.

Ciri-ciri pasar monopolistic adalah :

–          Terdapat banyak penjual atau produsen yang berkecimpung di pasar

–          Barang yang diperjual belikan merupakan differentiated product

–          Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri

–          Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakuakan promosi/iklan

–          Keluar masuk pasar barang /produk relative lebih murah

  1. e. Pasar Monopsoni

Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga . dalam pengertian ini pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran dimana permintaannyaatau pembeli hanya satu perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Pengantar Ekonomi, Pratama R, Mandala M, UI, Jakarta, 2004
  2. Pengantar Ekonomi, Iskandar Putong, Ghalia, Jakarta , 2003
  3. Pengantar Ekonomi, Kuswanto Adi, Ichyaudin Zuhad, Gunadarma, Jakarta, 1996

Kategori:Tak Berkategori
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: